Diberdayakan oleh Blogger.
RSS


Nama : Nazmah Farhana
NPM : 15112273
Kelas : 1KA28

TUGAS MATA KULIAH ILMU SOSIAL DASAR

            Ilmu sosial dasar. Menurut saya, jika diartikan satu per satu, Ilmu merupakan segala bentuk pengetahuan yang kita peroleh bukan hanya sekedar dari sekolah, tetapi darimana pun sumbernya jika yang kita peroleh itu adalah hal-hal yang baru yang sebelumnya belum kita dapatkan atau belum kita ketahui itu dapat dikatakan ilmu selama itu adalah pelajaran-pelajaran yang baik atau positif. Sedangkan sosial adalah segala sesuatu atau segala aspek yang berkaitan dengan masyarakat, atau yang mencakup orang banyak.  Sehingga dapat diartikan bahwa ilmu sosial dasar adalah ilmu yang mempelajari segala aspek yang berkaitan atau yang berhubungan erat dengan masyarakat, atau orang banyak. Misalnya, dengan bersosialisasi. Sosialisasi dapat diwujudkan dengan cara, ikut bergotong royong, ronda, membersihkan lingkungan tempat tinggal (bergotong royong), dan masih banyak lagi bentuk-bentuk kegiatan bersosialisasi. Termasuk mau atau rela memberikan bantuan dengan ikhlas kepada yang membutuhkan. Dengan kita mau memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan, dan juga bersikap dermawan, hal tersebut dapat dikatakan sebagai orang yang berjiwa sosial. Karena Ketika melihat orang lain susah, jiwanya seakan-akan ikut merasakan kesusahan orang lain, kemudian jiwanya pun terpanggil untuk memberikan bantuan.
Beberapa ciri-ciri orang yang berjiwa sosial, diantaranya yaitu :
·         Peka terhadap apa yang ada atau terjadi di sekitarnya. Atau peka terhadap problema-problema yang terjadi didalam masyarakat.
·         Tidak segan-segan turun tangan untuk membantu sesama, baik itu berupa bantuan materi, tenaga, atau apapun bentuknya.
·         Hatinya itu seolah halus, mudah terenyuh. Sehingga menimbulkan hasrat untuk menolong sesama. Misalnya, ketika ia melihat anak-anak jalanan yang kelaparan, atau orang-orang yang terkena musibah, seperti gempa bumi. Maka dirinya itu seolah ikut merasakan penderitaan yang dirasakan oleh anak-anak jalanan yang kelaparan tersebut. Atau orang-orang yang  terkena musibah.
·         Tidak sombong, egois, hanya mementingkan dirinya sendiri, dan tidak memandang rendah orang lain / menganggap remeh orang lain.
            Ilmu sosial dasar itu penting untuk diajarkan dan juga diterapkan dalam kehidupan. Karena Ilmu sosial dasar adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya. Hal tersebut erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Ilmu sosial dasar yang diberikan di perguruan tinggi bertujuan untuk :
·         Memahami problema-problema sosial yang ada di lingkungan masyarakat.
·         Ikut serta atau berperan aktif dalam usaha menanggulangi problema-problema yang terjadi di masyarakat.
·         Ilmu sosial dasar dapat dikatakan sebagai sarana untuk membentuk pribadi, karakter, atau sikap seseorang.
            Masyarakat adalah orang-orang dalam jumlah banyak yang menempati suatu wilayah tertentu. Masyarakat terbentuk karena adanya penduduk. Penduduk dapat dikatakan unit kecil dari suatu masyarakat. Penduduk, masyarakat, dan budaya merupakan 3 aspek yang berkaitan 1 dengan yang lainnya didalam kehidupan. Dengan adanya penduduk dan masyarakat lahirlah budaya. Budaya merupakan tradisi, adat yang telah ada secara turun temurun, selalu bertahan dari generasi ke generasi dan selalu diterapkan dalam lingkungan masyarakat. Dan pastinya selalu melekat pula di hati masyarakat karena menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan perilaku, dan akal manusia. Budaya sangatlah penting dalam kehidupkan kita, dan budaya harus dipertahankan. Budaya merupakan ciri khas dari suatu bangsa. Bangsa kita dikenal karena memiliki keragaman budaya didalamnya. Budaya mencakup nilai-nilai kehidupan, seperti, kepercayaan, moral, adat istiadat, nilai kesopanan, norma, aturan, dan juga hukum yang berlaku. Kebudayaan dapat kita wujudkan dalam bentuk perilaku. Perilaku yang bagaimanakah itu?
            Perilaku yang saya maksud adalah perilaku manusia yang berbudaya yang menciptakan benda-benda yang bersifat nyata. Seperti peralatan hidup, seni, bahasa, nilai-nilai religi yang semuanya itu dapat memantu kita sebagai manusia dalam melangsungkan kehidupan dalam bermasyarakat. Juga perilaku manusia yang berbudi pekerti. Karena budaya akan mempengaruhi pola pikir manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu sifatnya menjadi abstrak.
            Individu, Individu merupakan perorangan, 1 orang. Artinya tidak dapat dibagi lagi karena merupakan unit terkecil dan merupakan satu kesatuan. Sedangkan keluarga merupakan satuan sosial terkecil yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Manusia sebagai makhluk individu, yang artinya segala sesuatu yang ada pada dirinya itu saling singkron. Misal : Ketika salah 1 bagian dari anggota tubuh manusia sakit, maka anggota tubuh yang lainnya pun terasa tidak enak, dalam arti ikut merasakan sakitnya. Walaupun sebenarnya hanya salah satu dari anggota tubuh saja yang sakit. Sedangkan manusia sebagai makhluk sosial, artinya didalam hidupnya manusia tidak luput atau tidak terlepas dari peran serta orang lain. Karena manusia tidak dapat hidup sendiri di muka bumi ini. Manusia membutuhkan orang lain atau manusia lainnya untuk dapat survive (bertahan hidup). Oleh karena itu, manusia perlu bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya, manusia juga harus mengenali lingkungan, situasi tempat dimana ia tinggal. Balik lagi ke bahasan mengenai keluarga. Keluarga merupakan tempat sosialisasi pertama bagi individu. Karena saat seorang individu dilahirkan, maka tempat pertama yang dikenalnya adalah keluarga. Keluarga berperan sebagai kontrol sosial bagi individu,  dalam setiap tahap tumbuh kembangnya, individu membutuhkan, bimbingan, pengajaran mengenai nilai-nilai dalam kehidupan, etika, aturan, norma, perilaku, dan bahkan lebih dari itu. Individu mendapatkan segala bentuk pengajaran yang pertama melalui keluarga. Keluarga juga merupakan sarana dalam pembentukan karakter atau personality seseorang, terutama peran serta orang tua. Peran serta orang tua sangatlah menentukan bagaimana karakter individu tersebut, karena orang tua lah yang memberikan pengajaran. Salah satu peran keluarga yaitu melindungi, misalnya melindungi dari pengaruh-pengaruh negatif yang memunculkan kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam masyarakat. Entah itu tindakan kriminalitas, atau penyimpangan seksual, dan lain-lainnya. Keluarga, khususnya orang tua harus pandai-pandai dalam mengawasi, atau memantau atau mengontrol anaknya sebagai makhluk sosial, yang bersosialisasi, bergaul dengan banyak orang. Dengan siapa ia bergaul, berteman…Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Individu, keluarga, dan masyarakat sangatlah erat kaitannya karena menurut saya ketiganya itu merupakan urutan. Dari mulai yang terkecil ruang lingkupnya hingga yang besar, maksudnya yang menyangkut / melibatkan manusia lainnya. Individu, keluarga, dan masyarakat dapat diurutkan juga menjadi, dimulai dari diri sendiri (individu), keluarga (yang merupakan orang-orang terdekat), dan masyarakat yang mencakup orang banyak. Karena pada hakekatnya masyarakat terdiri dari banyaknya komunitas yang berbeda dan juga beragam. Beragam karakter, sikap, sifat, dan lain-lainnya. Meski demikian masyarakat memiliki ikatan kasih sayang yang erat. Sehingga memunculkan rasa persaudaraan yang sangat kuat.
            Jadi pada intinya antara individu, keluarga, penduduk, dan masyarakat itu erat kaitannya dalam keberlangsungan hidup bermasyarakat. Karena manusia adalah makhluk sosial.
            Dan mata kuliah ISD (Ilmu Sosial Dasar) merupakan sarana yang tepat untuk memahami, dan menyelidiki masalah-masalah sosial. Serta memberikan pengajaran mengenail hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan. Karena ISD bertujuan untuk memberikan pengetahuan-pengetahuan dasar dan pengertian mengenai konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial.






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS


Virus adalah program komputer yang dapat menggandakan dirinya, dan menyebar ke dalam komputer dengan cara menyisipkan dirinya itu kedalam program-program yang ada di dalamnya, sehingga program-program yang terkena virus dapat menjadii rusak.

Contoh-contoh virus :
1.    Backdoor Virus : biasanya menyerupai file yang baik-baik saja.
2.    Spyware Virus : virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
3.    Trojan Virus :  mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat Trojan itu sendiri.
4.    Compiler Virus : Virus hasil compile yang sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa assembler.
Denial Of Servise adalah suatu bentuk serangan dalam dunia networking yang bertujuan untuk mematikan pelayanan dari komputer atau jaringan komputer yang diserang.
Beberapa tipe serangan Denial Of Service yang pernah ada, diantaranya :
1.    Ping Of Death
2.    Remote Controler Attack
3.    Syn Floading
4.    Smurf Attack
5.    UDP Flood
      Contoh serangan Denial Of Service :
1. Mematikan Server
2. Menyibukkan Server
- Tanpa Bug / Vulnerability
- Mengeksploit Bug / Vulnerability

Worm adalah sebuah virus yang mendupikasi dirinya pada harddisk. Dan membuat harddisk menjadi penuh dengan worm tersebut.
Trojan Horse adalah virus komputer yang muncul dari data yang di download di internet. Dan akan menginjeksi file, sehingga menyebabkan kestabilan system.







REFERENSI :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS