PENGENALAN DAN INSTALASI ELEMEN DBASE
A.
Peralatan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan sistem dBASE IV
versi 1.5 diperlukan software dan hardware penunjangnya. Tanpa peralatan tsb,
maka sistem ini tidak akan bekerja.
Peralatan hardware yang diperlukan berupa:
1.
IBM
PC, AT atau kompatibelnya.
2.
Sistem
dBASE IV memerlukan 4MB media fixed disk
3.
RAM
sebesar 640KB dengan 450KB yang tersisa.
Peralatan software yang dibutuhkan:
1.
Sistem
operasi DOS Versi 2.1 ke atas
2.
Jika
sistem dBASE IV dijalankan dalam bentuk multi-user pada LAN maka diperlukan
Novell Netware V2.2 atau V3.11.
B.
Instalasi Sistem
Instalasi sistem dilakukan dengan
cara sbb:
1.
Aktifkan
komputer dan software yang bersangkutan
2.
Masukkan
disket #1 (Install Disk) pada disk drive A.
3.
Pada
saat DOS Prompt, aktifkan disk drive A dengan mengetik A: lalu tekan ENTER.
4.
Ketik
INSTALL lalu tekan ENTER untuk mengawali proses instalasi
5.
Pilihan
instalasi yang berupa:
a.
QUICK
untuk instalasi sistem dengan fasilitas penuh untuk single-user (pemakai
tunggal)
b.
FULL
untuk instalasi sistem dengan fasilitas penuh untuk single-user atau multi-user
c.
MENU-DRIVEN
untuk instalasi sistem dengan memilih fasilitas yang disediakan pada pilihan
FULL.
6.
Pilihan
MENU-DRIVEN akan memunculkan baris menu sbb:
Install
yang berisi pilihan:
a.
Install
dBASE IV untuk melanjutkan proses instalasi.
b.
Transfer
other files untuk melanjutkan proses instalasi seperti transfer file contoh,
file tutorial dsb. Transfer file tersebut merupakan kelanjutan instalasi sistem
sebelumnya yaitu untuk pelengkap dari sistem dBASE IV.
c.
Uninstall
dBASE IV untuk membatalkan instalasi yang pernah dilakukan.
DOS
yang berisi pilihan:
a.
Perform
DOS Command untuk melakukan proses DOS dari program instalasi saat itu.
b.
Go
to DOS untuk mengaktifkan sistem operasi DOS tanpa perlu mengakhiri proses
instalasi. Dari DOS, ketik EXIT lalu tekan ENTER untuk kembali ke proses
instalasi.
c.
Set
Default drive: directory untuk menentukan lokasi disk drive dan directory yang
akan dipakai sebagai sumber proses instalasi.
EXIT
untuk keluar dari proses instalasi (membatalkan permintaan untuk instalasi
sistem) dan kembali ke DOS.
7.
Jika
pilihan Install dBASE IV pada menu install, maka akan menampilkan pilihan
berikutnya:
a.
Single-user
untuk instalasi sistem dengan pemakai tunggal pada standalone komputer.
b.
Multi-user
untuk instalasi sistem dengan pemakai ganda pada LAN.
8.
Berikutnya
sistem akan menanyakan lokasi instalasi. Contoh : ketik C:\DBASE
9.
Lalu
sistem akan menanyakan lokasi sistem file SQL. Contoh : C:\DBASE\SQLHOME
10. Lalu sistem menanyakan warna tampilan
monitor. Tujuannya ialah untuk menentukan jenis monitor yang akan dipakai oleh
sistem.
11. Beberapa saat kemudian sistem akan
menampilkan bagian pendaftaran software. Isi bagian:
a. User Name: nama anda
b.
Company
Nama: nama perusahaan anda
c. Serial Number: nomor seri dari
software dBASE IV yang anda pakai.
Sesudah
mengisi ketiga bagian tersebut, tekan Ctrl-End untuk melanjutkan proses
instalasi atau tekan ESC untuk membatalkannya.
12. Setelah proses transfer file, sistem
akan meminta anda untuk menukar disket #1 dengan disket #2 (System Disk #1)
lalu dengan disket #3 (System Disk #2)
13. Jika sebelumnya anda memilih jenis
multi-user, maka anda harus:
a.
Add
user untuk menambah pemakai pada lingkungan LAN
b. Skip untuk melanjutkan proses
Tekan ENTER untuk melanjutkan proses.
14. Selanjutnya anda dapat memilih bagian
Transfer Other Files yang ada di menu Install berupa:
a.
Sample
files untuk instalasi file contoh dari sistem dBASE IV.
b.
Tutorial
files untuk instalasi file petunjuk singkat pemakaian sistem dBASE IV.
c.
DBASE
Template Language Toolkit untuk instalasi file kerangka sistem dBASE IV dalam
hal ini berupa alat bantu pemrograman sistem.
d.
Autoexec.bat
untuk modifikasi file AUTOEXEC.BAT agar siap untuk pemakaian dBASE IV dalam hal
pelacakan file di lokasi disk dan directory lokasi sistem berada.
e. Config.sys untuk modifikasi
konfigurasi sistem DOS agar siap untuk memakai sistem dBASE IV.
Pada
saat instalasi fasilitas tambahan tersebut, sistem akan meminta anda disket #4
(Sample, Templates & Tutorial Disk)
15. Pilih menu EXIT untuk mengakhiri
proses instalasi.
C. Memakai
Sistem
Untuk
memakai sistem dBASE IV, pertama aktifkan disk dan directory lokasi sistem
ditempatkan. Misalnya, lokasi sistem berada di fixed disk drive C : di
directory dBASE. Untuk mengaktifkannya digunakan perintah:
C
: ENTER
C\:
CD DBASE
Setelah
lokasi diaktifkan, ketik DBASE lalu tekan ENTER. Lalu muncul fasilitas Control
Center. Untuk keluar dari fasilitas Control Center tersebut, tekan ESC, lalu
jawab dengan Y (YES). Maka sistem akan menampilkan titik (dikenal dengan
istilah dot prompt) dan cursor (lokasi operator memberi perintah).
Untuk
mengakhiri pemakaian sistem dBASE IV, dari dot prompt, ketik QUIT lalu tekan
ENTER agar sistem ditutup dengan cara normal.
NOTE: anda dapat
menyingkat semua instruksi dan fungsi menjadi lebih ringkas yaitu hanya dengan
memakai empat karakter pertama nama instruksi atau fungsi tersebut. Selain itu
dapat ditulis dalam huruf kecil atau huruf besar.
Contoh :
CLEAR dapat disingkat menjadi CLEA atau clea
D.
Default Disk dan Directory
Untuk memberitahu sistem lokasi disk
yang akan dipakai, gunakan instruksi
set default
to
Contoh :
SET DEFAULT TO A
E.
dBase Sebagai Utility Program dan
Bahasa Program
dBASE adalah salah satu program paket
komputer (Sofwawe Package Program) yang dibuat khusus untuk mengolah data dalam
jumlah besar (banyak) atau biasa disebut dengan Database Program (Relational
Database Management System). Perangkat lunak ini merupakan hasil buah karya
dari Wayne Ratiff dipasarkan pertama kali dengan nama dBASE II. Dbase IV mulai
dipasarkan pada akhir tahun 1988 diciptakan oleh Ashton-Tate dan merupakan
pengembangan dari Dbase II dan dbase III serta dbase III Plus.
dBASE adalah software yang terdiri
dari 2 (dua) bagian:
1.
Utility
program, adalah paket program yang membantu dalam hal pembentukan file,
pengisian data, dan peragaan data yang sudah ada.
2. Bahasa pemrograman seperti bahasa
komputer lainnya.
System requirment, untuk menjalankan dBASE membutuhkan
2 (dua) buah file yaitu dBASE.exe dan dBASE.ovl.
F.
Database
1.
Struktur File Database
Data adalah satu satuan
informasi yang akan diolah, dimana sebelum diolah dikumpulkan di dalam suatu
file database. Pengumpulan data dilakukan secara sistematis menurut struktur
file database tersebut.
Record adalah data yang
isinya merupakan satu kesatuan seperti Nama, Alamat, Nomor Telepon. Setiap
keterangan yang mencakup Nama, Alamat dan Nomor Telepon dinamakan satu record.
Dan setiap record diberi nomor urut yang disebut nomor record (Record Number).
Ukuran suatu file database ditentukan oleh jumlah record yang tersimpan di dalamnya.
Field adalah sub bagian
dari Record. Dari contoh isi record diatas maka terdiri dari 3 nama field,
yaitu field Nama, field Alamat dan field Nomor Telepon.
Gambar berikut menunjukan sebuah file
DataBase
|
Rec.No 5
Nama :
Alamat :
No_Telp :
|
|
Rec.No 4
Nama : Monica
Alamat :
Raw
No_Telp : 1278
|
|
Rec.No 3
Nama : Eko
P
Alamat :
Rawasari
No_Telp : 123456153
|
|
Rec.No 2
Nama : Monica
Alamat :
No_Telp : 12345678
|
|
Rec.No 1
Nama : Monica
Alamat :
Rawasari Selatan
No_Telp :
12345678
Data.DBF
|
dengan
ketentuan :
Nama File :
Data.DBF
Jumlah Record :
5 buah
Isi Field :
Nama, Alamat, No_Telp
Data : Record No.1
Monica
Rawasari Selatan
12345678
2. Struktur database
Penekanan
pada kegiatan pengolahan data adalah pada kemampuan untuk mengakses data dengan
cepat serta efisien dalam penggunaan secondary storage.
a. Struktur data berjenjang (hierarchical data structure)
Hubungan antara data membentuk suatu jenjang seperti
pohon. Suatu pohon dibentuk dari beberapa elemen grup data yang berjenjang,
disebut dengan node. Node yang paling atas atau level 1 disebut dengan root,
tiap node dapat bercabang ke node lain. Satu node hanya mempunyai satu orang
tua.
Database terdiri
dari beberapa file
b.
Struktur data jaringan (network data
structure)
Hubungan data sama dengan struktur hirarki,
tetapi untuk setiap node bisa mempunyai lebih dari satu orang tua.
c. Struktur data hubungan (relational data
structure)
Data disusun dalam
bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari kolom (field) dan baris (record).
Hubungan antara record didasarkan pada nilai dari field kunci bukan berdasarkan
alamat atau pointer di dalam record seperti pada strutur pohon dan jaringan.
Referensi:
http://hariyanto.staff.jak-stik.ac.id/files/tutorial-dbase-iv.doc










0 komentar:
Posting Komentar